Jumat, 16 November 2012

20 Alasan Konyol Pria Minta Putus



[Image: ClickHandler.ashx?ru=http%3a%2f%2fwww.me...10637E35FC]


Pria selalu kebingungan bila mereka diperhadapkan dengan pertanyaan-pertanyaan yang tak ingin mereka jawab atau yang tak tahu bagaimana jawabannya.

Mereka juga selalu kelimpungan bila dimintai penjelasan mengapa mereka (tidak) melakukan ini dan itu. Beberapa pria juga memberi alasan yang buruk bagi kekasihnya saat mereka ingin memutuskan hubungan.

Maksud hati mungkin karena tidak ingin menyakiti hati wanitanya, namun alasan yang mereka kemukakan kerap membuat wanita malah bertambah resah, penasaran, dan parahnya, menunggu.

Yang patut dicatat dan diingat baik-baik di sini adalah tak peduli apapun yang menjadi alasan mereka, mereka hanya ingin mengatakan pada Anda, “Jauhilah aku.”

Sebagai kaum wanita, kita hanya harus mengerti dan tidak menjadi lemah, apalagi tetap berharap sambil menantikan sampai ia siap. Anda tidak mau disia-siakan oleh mereka yang tidak bisa memberi rasa aman, dan kepastian bukan?! Jadi, Anda tahu apa yang harus dilakukan pada pria macam itu kan?! Ya, tepat! Jangan tunggu dia dan cari yang lain!

Berikut daftar 20 alasan konyol yang kerap dipakai pria untuk melepaskan diri dari Anda.

“Aku tidak siap untuk berhubungan serius sekarang ini, namun jika aku sudah siap, maka kamu adalah orang satu-satunya!”
Maksudnya,”Aku tidak siap untuk menghabiskan seumur hidupku hanya dengan seorang wanita saja, namun bila aku siap, maka mungkin kamu orang yang kupilih.”

“Aku masih peduli padamu”
Maksudnya,”Tidak cukup bagiku hanya dengan berkencan atau menghabiskan banyak waktu denganmu. Namun, aku masih peduli kok!”

“Aku masih ingin berteman denganmu setelah ini.”
Maksudnya,”Bisakah kamu mengenalkanku dengan temanmu yang seksi itu setelah kita putus?”

“Saat ini aku masih harus fokus ke pekerjaan (sekolah, kuliah, atau apa pun).”
Maksudnya,”Aku merasa bahwa kamu tidak bisa menerima keputusanku untuk minta putus, jadi kamu pasti akan menerima alasanku ini.”

“Aku akan pindah ke luar kota, namun aku akan menghubungimu lagi begitu aku kembali.”
Maksudnya,”Aku harus pergi menjauh darimu, secepatnya!”

“Kamu bisa menjadi orang yang lebih baik jika tanpa diriku.”
Maksudnya,”Dan aku tahu bahwa aku pun pasti menjadi orang yang jauh lebih baik bila kamu tidak ada di sisiku.”

“Adalah hal yang menyenangkan untuk mengenalmu, tapi aku perlu teman lain juga.”
Maksudnya,”Aku sudah menemukan orang lain yang lebih menarik darimu.”

“Aku takut berkomitmen.”
Maksudnya,”Aku takut jika harus terikat denganmu seumur hidupku.”

“Aku merasa tertekan dan aku hanya butuh ruang sendiri sekarang ini.”
Maksudnya,”Kamu masuk dalam hidupku terlalu cepat dan terlalu dalam. Jadi, aku akan mengeluarkanmu sekarang.”

“Pria yang memilikimu kelak sungguh beruntung.”
Maksudnya,”Namun, aku tidak berharap aku seberuntung itu.”

“Aku pikir masing-masing kita harus bertemu dengan orang lain dulu, dan kita lihat apa yang akan terjadi.”
Maksudnya,”Aku telah menjalin hubungan dengan orang lain, dan aku minta putus sebelum kamu tahu aku selingkuh.”

“Aku ingin tetap bersamamu tapi aku ingin break sebentar.”
Maksudnya,”Aku ingin mencari yang lain, tapi juga tidak ingin kamu pergi jauh. Untuk jaga-jaga, siapa tahu aku tidak berhasil menemukan wanita lain.”

“Aku punya banyak masalah/ urusan yang harus aku selesaikan sekarang.”
Maksudnya,”Sebenarnya masalah utamaku adalah bahwa aku tidak benar-benar ingin bersamamu.”

“Aku merasa bahwa kamu lebih seperti teman dan bukan kekasihku.”
Maksudnya,”Kamu tidak semanis yang dulu lagi saat kita baru pertama kali berkencan.”

“Aku butuh lebih.”
Maksudnya,”Aku tidak tahu apa itu, namun aku bosan.”

“Hubunganku dengan mantanku belum berakhir.”
Maksudnya, ups, yang ini mungkin begitulah kenyataannya.

“Aku berharap bisa bertemu denganmu lima tahun lalu dan bukan sekarang.”
Maksudnya,”Aku tidak sedewasa itu sekarang, namun mungkin lima tahun lagi, bila kita berjumpa lagi, maka aku bisa menjadi kekasih/ suami yang baik.”

“Kita hidup di dunia yang berbeda.”
Maksudnya,”Sekarang ini aku sedang ada di tempat yang bernama ‘Aku Ingin Pergi Minum, Pesta, Dan Kencan Dengan Siapapun Yang Aku Mau’, sedangkan tempatmu bernama ‘Mari Kita Bicara Baik-Baik Tentang Masa Depan’. Yah, tentu saja tempat itu sangat berbeda dan tidak bisa dipersatukan.”

“Aku sangat menghargaimu.”
Maksudnya,”Tolong jangan bilang temanmu bahwa aku ini pria brengsek, karena aku mungkin ingin berkencan dengan salah satu dari mereka.”

“Aku rasa kita terlalu cepat dekat.”
Maksudnya,”Saat kamu meletakkan sikat gigimu di samping sikat gigiku, hal itu membuatku mati ketakutan.”

http://ceritacincin.blogspot.com/2010/04...putus.html

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar:

Poskan Komentar