Sabtu, 21 September 2013

Apakah Pengertian Enzim (BIOLOGI KELAS XII)

Pengertian Enzim. Protein alami diproduksi dalam jumlah kecil oleh semua organisme hidup (bakteri, tumbuhan, dan hewan) dan berfungsi sebagai katalis biokimia yang sangat selektif dalam mengkonversi satu molekul ke yang lain. Enzim sangat penting untuk hidup karena mereka mempercepat reaksi metabolisme sampai batas yang sangat besar, tetapi tidak mengalami perubahan dalam diri mereka. Dalam industri mereka digunakan untuk tumpahan minyak merendahkan dan limbah menjadi senyawa berbahaya, dalam membersihkan lemak (makanan) noda, dan dalam proses fermentasi untuk membuat minuman beralkohol. Enzim sangat sensitif terhadap kondisi lingkungan dan berfungsi terbaik hanya dalam kisaran sempit suhu dan tingkat keasaman (pH).

Definisi Enzim

Sebuah protein yang mempercepat reaksi kimia dalam tubuh.
Enzim adalah katalis biologis dan hampir selalu protein. Ini mempercepat laju reaksi kimia tertentu dalam sel. Enzim tidak hancur selama reaksi dan digunakan berulang-ulang. Sebuah sel berisi ribuan jenis molekul enzim, masing-masing khusus untuk reaksi kimia tertentu.
Enzim adalah protein yang berpartisipasi dalam proses metabolisme seluler dengan kemampuan untuk meningkatkan laju reaksi antara biomolekul. Beberapa enzim bahkan dapat membalikkan arah reaksi dari biasanya perlu waktu, dengan mengurangi energi aktivasi (Ea) sejauh arah reaksi yang sebaliknya menguntungkan. Enzim dapat mengkatalisis reaksi yang mungkin tidak sebaliknya terjadi, dengan menurunkan Ea supaya “terjangkau” tingkat yang lebih bagi sel.
Enzim dapat diisolasi dengan menggunakan berbagai metode pemurnian protein. Kemurnian persiapan enzim diukur dengan menentukan aktivitas spesifik itu.

Komposisi enzim

Enzim dapat memiliki berat molekul berkisar dari sekitar 10.000 sampai lebih dari 1 juta. Sejumlah kecil enzim tidak protein, tetapi terdiri dari molekul RNA katalitik kecil. Seringkali, enzim adalah kompleks multiprotein terdiri dari sejumlah subunit protein individu.
Banyak enzim mengkatalisis reaksi tanpa bantuan, tetapi beberapa memerlukan komponen non-protein tambahan yang disebut co-faktor. Co-faktor mungkin ion anorganik seperti Fe2 +, Mg2 +, Mn2 +, Zn2+ atau, atau terdiri dari molekul organik atau metalloorganic yang dikenal sebagai ko-enzim.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar:

Poskan Komentar