Senin, 23 September 2013

SEBAB TERJADINYA SIKAP ANTISOSIAL (SOSIOLOGI KELAS X)


Aldi adalah anak tunggal dari keluarga yang bisa dikatakan kaya. Ayahnya seorang pengusaha sukses, sedangkan ibunya seorang wiraswasta di bidang rumah makan. Akan tetapi, Aldi seringkali melakukan perbuatan yang melanggar norma yang ada di dalam masyarakat. Termasuk di sekolah, ia sering membolos, bahkan pernah sekali ia ketahuan tengah asyik merokok di kamar mandi pada waktu jam pelajaran. 
Perilaku Aldi di lingkungan masyarakat lebih parah lagi, ternyata dia gemar sekali meminum minuman keras. Berdasarkan contoh itu dapat disimpulkan bahwa perbuatan Aldi termasuk sikap antisosial, yang tidak patut dilakukan oleh seorang pelajar. Namun perlu diingat, setiap perilaku atau gejala yang ada pasti ada penyebabnya. Secara umum, apakah penyebab terjadinya sikap antisosial ini?
Ada beberapa sebab munculnya sikap antisosial di masyarakat, di antaranya adalah sebagai berikut.
a. Adanya norma atau nilai sosial yang tidak sesuai atau sejalan dengan keinginan masyarakat, sehingga terjadi kesenjangan budaya termasuk pola pikir masyarakat.
b. Kurang siapnya pola pemikiran masyarakat untuk menerima perubahan dalam tatanan masyarakat. Hal ini terjadi karena adanya perubahan sosial yang menuntut semua komponen untuk berubah mengikuti tatanan yang baru. Dalam perubahan ada komponen yang siap, namun sebaliknya komponen yang tidak siap ini justru akan bersikap antisosial, karena tidak sepakat dengan perubahan yang terjadi. Misalnya perusakan terhadap telepon umum.
c. Ketidakmampuan seseorang untuk memahami atau menerima bentuk perbedaan sosial dalam masyarakat, sehingga akan mengakibatkan kecemburuan sosial. Perbedaan-perbedaan dimaknai sebagai suatu permasalahan yang dapat mengancam stabilitas masyarakat yang sudah tertata.
d. Adanya ideologi yang dipaksakan untuk masuk ke dalam lingkungan masyarakat. Hal ini akan menimbulkan keguncangan budaya bagi masyarakat yang belum siap untuk menerima ideologi baru tersebut.
e. Pemimpin yang kurang sigap dan tanggap atas fenomena sosial dalam masyarakat, serta tidak mampu menerjemahkan keinginan masyarakat secara keseluruhan.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar:

Poskan Komentar