Rabu, 18 September 2013

Cara Kerja Wireless (TIK KELAS X)

Cara Kerja Wireless – Penggunaan kabel sebagai media penghubung antarkomputer dan alat komunikasi dinilai kurang efektif. Apalagi biaya pembangunan infrastruktur jaringan tergolong besar. Oleh karena itu, muncul gagasan untuk mengembangkan teknologi komunikasi dengan menggunakan media udara. Jaringan komunikasi yang tidak lagi menggunakan kabel disebut jaringan wireless. Wifi dan Bluetooth merupakan contoh jaringan wireless yang populer digunakan saat ini. Bagaimana cara kerja kedua jaringan tersebut?
1) Wifi
Wifi (Wireless Fidelity) yaitu jenis teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan lokal tanpa kabel (Wireless Local Area Networks). Awalnya wifi digunakan untuk menghubungkan perangkat nirkabel dan LAN. Jadi, wifi digunakan untuk membuat jaringan tanpa kabel di perusahaan. Wifi memberi kebebasan kepada pemakainya untuk bertukar data secara aman tanpa direpotkan dengan pemasangan kabel network.
Saat ini wifi banyak digunakan untuk mengakses internet. Wifi memungkinkan seseorang terhubung dengan internet dalam suatu titik akses (acces point) terdekat. Orang dapat mengakses internet dengan menggunakan Personal Digital Assistant (PDA) atau notebook di kafe atau kampus yang memiliki hotspot area. Ada dua cara menghubungkan antar-PC dengan sistem wifi.
Pertama, sistem infrastruktur dengan menggunakan acces point yang berfungsi mengatur lalu lintas data. Acces point berfungsi sebagai pusat transfer data. Access Point (AP) pada WLAN berfungsi mirip seperti sebuah hub atau switch. Tanpa menggunakan access point, komputer yang mempunyai wireless adapter hanya dapat berkomunikasi secara point to point. Artinya, komputer hanya dapat terhubung dengan satu komputer yang lain.
Secara sederhana, dalam sebuah sistem WLAN, access point akan mengeluarkan sinyal (code) SSID (Service Set Identification) dalam radius tertentu. Agar semua komputer yang masih dalam jangkauan access point dapat terhubung di dalam jaringan wireless tersebut, masing-masing komputer yang memiliki perangkat wireless harus mengisi SSID yang sama seperti yang dikeluarkan oleh access point tersebut. Dengan begitu masing-masing komputer maupun perangkat akan terhubung dalam suatu jaringan berbasis wireless.
Tidak hanya SSID yang wajib diisi oleh masing-masing perangkat. Untuk mencapai keamanan yang lebih tinggi, semua perangkat wireless sekarang ini juga dilengkapi dengan fitur keamanan yang harus diisi agar dapat terkoneksi dengan access point seperti MAC address (Medium Access Control), WEP (Wired Equivalent Privacy). Tujuan dari pemberian fitur-fitur tambahan ini agar seleksi koneksi dapat dibatasi sehingga tidak semua orang dapat dengan mudah masuk ke dalam jaringan.
Kelebihan sistem infrastruktur terletak pada kecepatan transfer data yang lebih tinggi, wilayah kerja yang lebih luas, serta keamanan data yang lebih terjamin. Sistem infrastruktur biasa digunakan untuk hotspot wifi dan perkantoran yang memerlukan stabilitas dan keamanan data.
Kedua, sistem ad-hoc. Koneksi antarkomputer dilakukan secara peer to peer. Untuk membangun jaringan wifi secara ad-hoc, Anda tidak memerlukan access point. Keuntungannya terletak pada biaya yang lebih murah dan praktis apabila yang terkoneksi hanya dua atau tiga komputer. Namun apabila komputer yang terhubung cukup banyak, proses transfer data menjadi lambat.
2) Bluetooth
Bluetooth memerlukan jaringan kecil untuk memindahkan file yang akan dikirim. Bluetooth menjaga daya transmisi tetap rendah sehingga penggunaan baterai bisa dihemat. Untuk mengirim sinyal transmisi, bluetooth hanya memerlukan energi 1 miliwatt saja. Kelebihan bluetooth terletak pada tidak diperlukannya koneksi kabel antaralat, tidak mahal, dan otomatis. Bluetooth 1.0 memiliki kecepatan transfer data sebesar 1 megabita detik (Mbps), sementara bluetooth 2.0 bisa lebih dari 3 Mbps.
Jaringan bluetooth mentransmisikan data melalui gelombang radio. Jaringan ini berkomunikasi pada frekuensi 2,45 gigahertz. Dunia internasional telah menyetujui penggunaan frekuensi ini untuk keperluan industri, penelitian, dan medis. Sinyal bluetooth yang hanya 1 miliwatt itu membuatnya tidak saling mengganggu dengan sistem komunikasi yang lain. Namun daya yang kecil ini membatasi jangkauan bluetooth yang hanya sekitar 10 meter persegi.
Bluetooth bisa berkoneksi dengan delapan alat secara bersamaan. Dengan semua alat ini dalam radius 10 meter, Anda mungkin berpikir bahwa sinyalnya mungkin akan menumpuk. Akibatnya mengganggu proses kerja alat-alat itu. Ternyata tidak demikian. Bluetooth menggunakan sebuah teknik yang dinamakan harapan penyebaran spektrum frekuensi yang membuat sebuah alat mentransmisikan data pada frekuensi yang sama dalam waktu bersamaan. Pada bluetooth, transmiter mengubah frekuensi 1.600 kali setiap detik. Karena setiap bluetooth mentransmisikan sinyal dengan menggunakan penyebaran spektrum secara otomatis, maka sangat kecil kemungkinan ada dua transmiter yang menggunakan frekuensi sama dalam waktu bersamaan. Jika hal ini terjadi, kemungkinannya alat yang lain hanya mengalami sedikit gangguan dalam satu detik.
Pada semua jaringan wireless, faktor keamanan harus diperhatikan. Gelombang radio di udara dapat ditangkap dengan mudah. Jadi, orang yang mengirimkan informasi rahasia melalui jaringan wireless harus benar-benar yakin bahwa tidak ada orang/alat yang akan menyadap sinyalnya.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar:

Poskan Komentar