Minggu, 22 September 2013

Cincin Newton (FISIKA KELAS XII)


Cincin Newton adalah pola interferensi yang terbentuk oleh sebuah lensa yang sedikit cembung yang diletakkan di atas sebuah keping gelas datar. Bila cahaya monokromatik dipantulkan oleh kedua permukaan yang berdekatan ke mata pengamat dengan sudut tertentu, titik singgung lensa akan terlihat sebagai sebuah lingkaran gelap dikelilingi sederet cincin terang dan gelap.
Cincin Newton, pola lingkaran terang dan gelap terlihat ketika lensa cembung ditempatkan, sisi melengkung ke bawah, di atas sepotong datar dari kaca. Pola ini pertama kali diamati oleh Sir Isaac Newton. Cincin tersebut disebabkan oleh gangguan gelombang cahaya.
Ketika seberkas cahaya diarahkan ke bawah ke dua lembar kaca, dua balok tumpang tindih cahaya terbentuk-satu dari cahaya yang dipantulkan oleh permukaan bawah kaca melengkung dan yang lain dari cahaya yang dipantulkan oleh permukaan atas dari kaca lembaran. Cahaya yang dipantulkan dari kaca datar perjalanan lebih jauh dari cahaya yang dipantulkan dari kaca melengkung. Tergantung pada jarak antara dua permukaan, gelombang cahaya dalam dua balok mungkin berada dalam fase, memperkuat satu sama lain, atau mereka mungkin di luar fase, melemahkan satu sama lain. Karena jarak antara dua mencerminkan permukaan meningkat dengan jarak dari titik di mana lensa dan kaca datar melakukan kontak, daerah di mana gelombang berada dalam fase dan keluar dari fase terjadi pada pita yang konsentris sekitar pusat lensa.
Jika berkas cahaya diarahkan pada dua lembar kaca adalah monokromatik (panjang gelombang tunggal), cincin adalah lingkaran tipis satu warna. Jika cahaya putih (yang terdiri dari cahaya banyak panjang gelombang yang berbeda) digunakan, cincin lebih sedikit jumlahnya, tetapi sangat berwarna.
Cincin Newton untuk memeragakan interferensi
Cincin Newton untuk memeragakan interferensi
Pola interferensi cincin Newton ini terjadi jika cahaya dengan panjang gelombang λ , datang dari atas dengan arah tegak lurus. Jika R adalah jari-jari kelengkungan lensa dan r adalah jari-jari kelengkungan gelap dan terang hasil interferensi, maka akan terjadi hal-hal berikut ini.
Interferensi cincin newton terjadi jika cahaya datang dari atas dengan arah tegak lurus
Interferensi cincin newton terjadi jika cahaya datang dari atas dengan arah tegak lurus
1. Interferensi maksimum (lingkaran terang), jika:
rt2 = (n – ½) λ .R; n = 1, 2, 3, …………………. (2.35)
dengan rt adalah jari-jari lingkaran terang ke-n.
2. Interferensi minimum (lingkaran gelap), jika:
rg2 = n. λ .R; n = 0, 1, 2, ………………………….. (2.36)
dengan rg adalah jari-jari lingkaran gelap ke-n.

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

0 komentar:

Poskan Komentar